Saya sedang rindu dengan Bude saya. Waktu kecil saya sering
menghabiskan akhir pekan dirumahnya. Sepupu-sepupu saya sangat menyenangkan
mengajak bermain kesana kemari namun tak jarang juga beberapa kisah horor menjadi
bumbu dalam kunjungan kami sekeluarga. Pada akhirnya sampai saat ini jika ingin
kerumah beliau saya harus menutup mata karena melewati beberapa kuburan-kuburan
china yang besar-besar. Trauma kisah-kisah menyeramkan memang membekas di
komplek itu dan terkadang masih terbawa sampai sekarang.
Pada suatu hari saya mendengar bude saya bercerita bahwa
dirinya harus berangkat pagi-pagi buta untuk menuju rumah sakit yang didalamnya
Terdapat kantin miliknya. Setelah mendengar cerita tersebut lantas saya bertanya, “bude nggak takut ngelewatin kuburan china?”
tanya saya. Bude menjawab “enggak lah.. nanti kan kalo
meninggal juga kita sendiri, nggak usah takut”.
Kata-kata tersebut masih melekat di otak saya sampai sekarang.
Kata-kata tersebut masih melekat di otak saya sampai sekarang.
Baru saja saya mendengar bude sudah meninggal, selamat jalan
bude.. semoga diberi kemudahan dalam menempuh perjalanan selanjutnya. Bude orang
yang sangat baik.
No comments:
Post a Comment