Sunday, August 14, 2011

Berpisah!

"Kita Berpisah untuk saling Mencari"
(madre, dee lestari)

Kita Berpisah untuk Saling Mencari, What a beautiful word !  Sangat indah, bagaikan titik pencerah pada kegelapan yang selalu menyambangi perpisahan. Masih ada cahaya yang menjadi alasan agar kita bisa tersenyum walau sesungguhnya berpisah itu pahit.

Sunday, July 3, 2011

Memperkuat Idealisme

Kata kakak saya Bimo Indro P, Santai itu membuat orang melakukan sesuatu dengan kepala dingin, Bertindak melalui akal yang telah di sempurnakan oleh naluri, Tanpa desakan emosi.
Tentu saja saya akan sangat setuju dengan pernyataan ini. Saya juga termasuk penikmat dan penghamba rutinitas yang berbau santai. Entahlaah apa kata orang bahwa hidup terkadang terlalu sayang bila dilewatkan dengan apa saja yang berbau santai, Mereka juga bilang terkadang sesuatu harus di kejar dengan berlari biar ada gregetnya. tapi menurut saya memang hidup menyediakan semuanya. Menyediakan sesuatu yang cepat, Perlahan, atau diantaranya, Kalo saya lebih memilih cara santai. santai memberi kesempatan untuk berfikir berkali-kali lebih banyak.

Saturday, June 18, 2011

Tidak Sendiri

Sejatinya manusia memang tidak bisa hidup sendiri. Bisa mungkin, bagi orang-orang yang terbiasa hidup di hutan. Oh tidak juga, toh mereka juga bergantung walau dengan selain manusia. Hewan mungkin, pepohonan mungkin, sungai atau danau mungkin.
Baru saja menghabiskan waktu dengan seorang teman lama, yang menurut saya orang paling tegar dan mandiri yang pernah saya kenal. Tidak ada agenda khusus hanya makan sambil berbincang, lalu menemaninya mencari hadiah untuk adiknya.
Tidak disangka-sangka hadiah yang pada bayangan awal kami anggap rumit untuk ditemui ternyata dengan cara amat sederhana benda itu menunjukan batang hidungnya.
Puas! Mungkin kata itu yang bisa mewakilkan perasaan kami berdua. Harga yang di tawarkan juga pas, sesuai dengan kualitas yang kami bayangkan. Teman saya senang karena mendapatkan apa yang sedang ia cari, beitu juga dengan saya, senang karena bisa membantu sahabat saya untuk mendapatkan apa yang ketika itu ia inginkan.
            Ucapan terima kasih berkali-kali menghujam telinga saya, mungkin cara untuk meyakinkan saya bahwa ia benar-benar merasa senang atas apa yang kami peroleh.
            Jujur kalo boleh saya jujur, hal yang barusan tadi bukanlah suatu moment yang heboh namun teman saya yang satu ini tetap senang, padahal hanya sesuatu yang sepele, saya yakin dia bisa dan terbiasa melakukanya sendiri, bahkan lebih baik dari saya. Saya merasa tidak melakukan apa-apa, tapi entah kenapa kami berdua merasa sangat puas. Alasan pertama yang bisa dijadikan alasan tidak lain tidak bukan karena hadiah yang berhasil kami jinjing ke rumah. Masih ada satu alasan lagi, alasan yang kedua yang tak kalah menarik dari pada alasan pertama yaitu: kami yang sudah lama tidak bertemu bisa saling bercengkrama, duduk di satu motor tertawa terbaak-bahak, mencemooh orang,  bertukar masalah,  bercanda-canda, candaan khas anak pondok, yang mungkin hanya kami berdua yang mengerti dan berbagai aktivitas ketika SMA dulu.
            Kala itu saya gagal mendapatkan bakso idaman saya karena sudah terlalu larut, namun saya tetap senang, karena hadiah yang sangat mudah di cari dan sudah pasti bertemu dengan orang yang membeli hadiah itu, sahabat saya.
Ketika sampai di kos, saya menyempatkan bertegur sapa dengan teman-teman kos yang sedang sibuk membicarakan sebuah topik, ketika lelah datang saya pun pulang ke kamar untuk beristirahat. Tiba-tiba salah satu massengger di telephone seluler saya berbunyi, dari teman saya yang tadi rupanya, ia mengirimi saya pesan. Isinya seperti ini:

“besok kumpul sama anak ikmas (ikatan alumuni) yoook”
“ayooo..ayooook banget res. Lu ada apa deh?”
“ga apa... pengen aja hahahah”

(padahal setahu ingatan saya dia mau menghabiskan dua hari kedepan setelah hari ini untuk berkencan dengan buku-bukunya, guna menghadapi ujian. Seketika niat bulat itu terpecah. Ingin merasakan sensasi seperti tadi mungkin, sensai keluarga yang sampai saat ini saya rasa belum cukup bila harus mendeskripsikanya melalui kata.)

saya jadi mengerti, orang paling hebat sekalipun akan butuh orang lain, walau hanya untuk mendengarkan, menemani, menunggu. semuanya akan terasa lebih mudah bila kita mengerti ada orang-orang seperti itu di sekitar kita.

Thursday, May 19, 2011

Mari Tertawalah!

Saya selalu belajar untuk menjadi lucu, karena saya terlalu sering mengindentifikasi seseorang melalu sense of humournya.  Saya belajar menjadi lucu dari orang-orang yang bisa membuat saya tertawa. Bukan maksud apa-apa sebetulnya, tidak selalu orang yang tidak tertawa adalah orang yang kaku.. tapi mungkin mereka orang yang serius hahaha.
Entah kenapa dengan tertawa saya merasa jarak yang selama ini terciptakan bisa hilang seketika. Sesuatu yang lucu bisa menjadi obat terhadap rasa hambar pada kehidupan.  seperti bila bertemu orang baru ketika  mereka sudah bisa tertawa bersama-sama, ada suatu pertanda baik akan pertemuan selanjutnya dan menjadi signal bahwa pertemuan tadi menyenangkan.
Kejenakaan merupakan sudut pandang baru yang menawarkan sisi toleransi yang kuat dan terselubung. Orang berbicara dan terkadang susah di mengerti lantas bahasa universal yang bisa kita limpahkan adalah senyum atau tertawa. Kita bisa menghargai  orang-orang di sekitar  kita dengan sebuah tindakan yang mengisyarakatkan bahwa hal barusan tadi menyenangkan juga dengan tertawa.
Sesuatu yang rumit bila di tertawakan berangsur angsur bisa membaik menurut saya. Bila tidak percaya silahkan di coba,  bila sedang di rundung masalah yang sangat rumit, tertwalah! Sensasi berbeda akan ditemui.
Mungkin humor sering di identikan dengan kebodohan, tapi kalo yang saya lihat humor-humor bodoh tersebut adalah templete dari seperangkat humor yang telah disiapkan dan dipakai berulang-ulang. Cenderung bertahan sesaat karena  orang akan jenuh dengan sesuatu yang telah disiapkan, lekang oleh waktu. Humor yang segar adalah humor yang spontan. Dimana masing masing aktor bisa menimpali sesuatu dengan sudut pandang yang berbeda. Sedikit gila mungkin namun bila di logika hal tersebut adalah  sangat rasional.
Tidak jarang saya lihat pelawak-pelawak sukses baik dalam atau luar negeri sebetulnya adalah orang-orang yang sangat pintar. Sangat peka dengan keadaan sekitar yang dialaminya saat itu. Mungkin kebanyakan dari mereka orang pintar yang sok bodoh. Bisa membodohi orang sehingga orang bisa tertawa.
Sesuatu hal yang lucu menurut saya juga sangat terpengaruh pada faktor-faktor kebiasaan. Kadang dalam susana yang sudah dilakukan berulang-ulang mereka mempunyai kebiasan dalam melucu. Setiap kelompok mempunya kebiasaan yang berbeda dan levelnya juga berbeda. Suatu pemandangan yang sangat umum bila kita memasuki komunitas baru terkadang suka merasa asing dengan apa yang menjadi guyonan mereka.
Seperti yang dikatakan diatas kadar rasa humor pada setiap orang atau individu juga berbeda-beda. Ada yang terlalu standar ketika di gunakan pada saat yang tidak tepat maka suasana garing akan menyapa. Ada yang terlalu autis bila saya menyebutnya karena hanya orang-terbatas yang bisa mengerti. Ada juga humor  sejuta umat, Humor yang bisa diterima semua kalangan, dan mereka bisa tertawa seketika mendengarkanya.  Saya sangat yakin humor sejuta umat itu , bukan sekedar humor kacangan yang gampang di lupakan. Namun humor yang bikin orang kembali memutar otak “hahahaha.. kok bisa? Iya..iyaa bener-bener!hahahaha”. seakan akan orang tidak pernah terpikir hal tersebut namun ada yang memikirkanya. 
Ya humor memang menuntut orang untuk peka, namun tidak di telan mentah-mentah. Hasil dari interpretasi otak di terjemahkan dengan sebuah kemasan yang ringan dan segar oleh sebab itu banyak orang yang menjadi senang dengan humor.
Mungkin ada pihak yang di rugikan dengan adanya humor. Selain menuntut kepekaan humor juga terkadang menuntut objek yang bisa menjadi bahan tertawaan. Menurut saya tidak ada masalah akan hal itu asal masing-masing individu tau takaran yang pas untuk takaran membully seseorang. Maksud saya humor atau celaan yang di lepaskan masih dalam kategori wajar sehingga tidak ada pihak yang di rugikan. Rasanya tidak nyaman juga bila kita tertawa bahagia bersama-sama namun ada satu pihak yang tidak ikut bahagia lantaran hatinya tersayat.  Bukan sebuah kesimpulan juga bahwa orang orang yang di tertawakan dalam konteks bercanda tadi adalah orang-orang yang hina.
Saya mungkin bisa dinobatkan menjadi objek tertawa orang-orang karena pertama saya sengaja melucu dan yang kedua badan saya adalah aset yang sangat mensupport saya untuk membuat orang terpingkal. Tapi bagi saya selain mencela dan di cela sudah menjadi rutinitas (dalam konteks bercanda), rasa-rasanya bisa melihat orang tertawa bahagia karena kita adalah sebuah kepuasan tersendiri. Kadang menjadi semangat untuk meneruskan banyolan selanjutnya.
Ya.. semua yang menyangkut dengan humor adalah sesuatu yang seksi menurut saya. Humor menawarkan warna-warna baru pada kehidupan. Bisa juga menjadi pemecah masalah, menjadi jawaban dan menjadi pelarian. Orang yang bertengkar bila masing-masing bisa tertawa pertanda perkelahian itu sudah usai. konflik yang terjadi di sekitar kita bisa berangsur-angsur melunak dengan adanya keakraban yang di ciptakan melalui humor. Masing-masing orang berlomba untuk membuat orang di sekitarnya senang,  mereka saling menghibur. Ada sebuah khawatiran akan pengakuan dari predikat lucu tersebut. Semoga orang-orang yang suka melucu di belahan dunia manapun punya niat mulia yang sama yaitu menghibur sesamanya. Mari tertawa ! :D

Harus Jadi Siapa?

Ingin bisa melakukan sesuatu dengan baik. 
Untuk menuju kesana apakah perlu meminjam dari seseorang?
Atau berpura-pura seperti orang lain?
Sesuatu yang alami sangat sehat bila dikonsusmsi,
walaupun terkadang rasanya masih belum sejajar
bila disandingkan dengan sesuatu yang populer disana. 
Sesuatu yang telah di anggap baik dan telah di amini banyak orang 
bukanlah jaminan akan menjadi hal yang baik untuk semua. 
‘Baik’ itu relatif dan sangat interpretatif, tergantung siapa yang menilai. 
Jangan sampai terjebak pada pola-pola yang telah ada.
Sesuatu yang fresh, orisinil, jujur sering menjadi jawaban 
atas keadaan-keadaan yang cenderung stagnan. 
Selalu ada kepercayaan bahwa setiap manusia berjuang dengan caranya masing-masing.

Rasa-rasanya

Ketika zaman-zaman saya sekolah dulu hidup dalam sebuah tekanan adalah hal yang sangat biasa. Dalam masa-masa itu dari setiap pribadi merasa fase tersebut adalah hal “terberat” yang pernah saya dan teman-teman lalui.  Banyak dari kita yang berjanji untuk membayarnya ketika masa-masa ditekan itu usai.
Sekarang kehidupan sesungguhnya mungkin sudah kami dapati. Semuanya bisa dilakukan. Apapun itu, melanggar norma sekalipun.  Anehnya rasa rindu pada masa “terberat” itu selalu muncul. Masa-masa di tekan yang melahirkan cara-cara baru untuk menciptakan, meniru dan mengerjakan sebuah pekerjaan yang entah bagaimana cara menyelesaikanya.
Mungkin untuk saat ini, entah pikiran saya yang sering gegabah atau kurang dewasa, saya lebih meilih untuk kembali pada masa-masa “terberat” tersebut. Kecewa dengan diri saya pribadi.
 Ketika berada di alam yang luas, yang bisa memberikan  apa saja namun  tetap pada posisi yang sama setiap harinya. Belum berbuat apa-apa mungkin belum tahu apa yang ingin di perbuat.

Thursday, November 25, 2010

Home sweet home

kalo bagi saya, rumah adalah tempat paling nyaman untuk berimajinasi.
setiap liburan dan saya pulang ke rumah 
saya selalu punya semangat baru untuk menatap rutinitas saya.
saya  terbiasa jarang dirumah, sekolah saya rata rata sangat jauh
karena hal  itu bila saya pulang ke rumah 
selalu ada 'rasa' yang susah saya jelaskan. 
namun bila saya coba jabarkan.. kira-kira sepert ini:
rasa itu mengandung idealisme, mimpi dan semangat untuk meghadapi hari hari saya berikutnya.

bisa di bilang waktu di rumah itu
waktu sejenak beristirahat sekaligus berfikir
kira -kira apalagi yang harus saya tambah dalam diri saya
dan dari situ muncul ide baru,
rencana baru, semangat baru.
walaupun kadang bila sudah kembali dari liburan
dan dihadapkan pada rutinitas yang sesungguhnya
rencana- rencana itu ada yang memudar, 
ada yang tidak terlaksana dan ada beberapa kendala yang menghambat


tanpa berfikir terlalu rumit,
tinggal di rumah sering melahirkan visi- visi baru
walaupun setiap libur visi saya jadi berubah,
tapi saya suka kebiasaan itu.
selain menyiapkan rencana-rencana baru,
kebiasaan saya ketika liburan adalah membaca buku buku baru
dan seketika rasanyaaa.. saya sudah menjadi diri saya yang baru.
hahaha

boleh saya bilang rumah adalah tempat saya beridealis
juga tempat bermimpi..
biasanya setiap liburan optimisme saya berkumpul dengan pesat, 
tanpa ada beban, tanpa perlu mempertimbangkan yang susah-susah,
yang ribet- ribet dan tetek bengek segala macamnya

sekarang saya berada di penghujung liburan saya, 

semoga mimpi-mimpi itu bisa ter realisasi dengan baik. 
sampai jumpa di jogja.

Tuesday, November 23, 2010

Benda kontroversisal

pernah denger nggak orang ngomong kayak gini

"pake kerudung kok kelakuanya begini, mending nggak usah aja"
" kok pake kerudung ngomongnya gitu sih?"

yaa mungkin ada beberapa ognum yang melakukan 
penyimpangan dengan jilbabnya
saya juga orang yang berjilbab, 
jujur saya juga gusar bila ada orang2 yang seperti diatas
dan saya juga sangat berharap kalo saya bukan bagian dari mereka.

saya pernah denger dari kakak saya seperti ini:

" kalo orang pake jilbab emang lebih terbatas, pakaianya terbatas nggak sebebas
orang yang non jilbab, perlakuanya juga harus menyesuaikan sama atribut yang dia pake"

yaaaa.. saya sangat setuju!
adalagi temen saya yang bilang kayak gini:

" kalo pake jilbab, di penitiinya sampe hati yah"

mungkin sebuah sindirian buat orang orang yang kurang komit sama keputusan yang pernah
dia ambil dulu.

sebenernya jilbab ini benda yang cukup kontroversial menurut saya
dari bentuknya yang sering bermetamorfosa 
dari yang panjang di bawah dengkul sampe yang mepet di leher cuma sekedar di ikat.
ada juga beberapa kejahatan yang memakai jilbab sebagai tidung untuk menutup aksi mereka
aspek ekonomi juga ramai dengen benda satu ini, karena pergerakannya sangat di tunggu bagi sebagian wanita indonesia yang memakainya
tapi dari beberapa ulah ognum-ognum tidak bertanggung jawab, jilbab berhasil ia cemarkan, dan orang orang berjilbab lainya yang mungkin hanya orang biasa-biasa saja
ikut kena dampaknya juga. sabar yaa..

ada lagi kasus menarik
suatu hari teman teman saya pergi ngobrol ngobrol dan makan makan bersama tanpa sadar waktu sudah menunjukan jam 2 pagi
dan mememang sangat tidak layak buat wanita apalagi berjilbab bila masih berkeliaran pada larut malam
lalu teman teman saya yang pake jilbab membuka jilbab mereka alasanya:

teman saya: "aku nggak enak ama orang orang orang yang ngeliat, kasihan yang pake jilbab lainya, nanti di cap yang enggak engak."

kalo saya ada dalam kasus di atas, 
 saya tetap akan memakai benda itu, 
karena jujur saya nggak enakan sama tuhan saya, 
lebih tepatnya karena saya takut.

kalau bapak saya bedalagi tangapanya, beliau bilang:

"ya harusnya memang perempuan nggak boleh 
keluar terlalu malem apalagi yang berjilbab, harusnya bisa 
menghindari, jadi ga usah ngorbanin jilbabnya"
saya sangat setuju!

tapi saya yakin mereka mereka yang pake jilbab entah bagaimana bentuknya, 
pasti ada unsur niat baik di dalamnya 
yang saya nggak tau setelah itu dilanjutin apa enggak.
tapi emang ada standart yang udah di tetapin sama agama saya 
dan itu ga bisa di ganggu gugat.
dan apresiasi saya lebih besar lagi buat orang2 yang berhasil menjalankannya.
dan saya sendiri penganut yang sesuai sama peraturan tadi, 
karna menurut saya tujuan dari peraturan itu indah kok
buat kebaikan diri saya sendiri. 
udah banyak manfaat yang saya rasain dari jilbab yang sesuai standart itu.

emang banyak di sekitar saya, yang memakai jilbab tanpa 
tau esensi dari benda itu sendiri.
tiba tiba di buka trus di pake lagi, trus di buka lagi.
ada yang make tapi beberapa kegiatan yang dia lakukan
agak berlawanan menurut saya seperti merokok.
tapi saya tidak mempermasalahkan, 
saya selalu menganggap mungkin mereka sedang berada dalam tahap pembelajaran
dan saya menganggap cara memeberitahu yang paling efektif
ya dengan memeberi mereka contoh langsung melalui diri saya sendiri

yang pengen saya kasih tau, masih banyak orang orang yang serius dengen jilbabnya dan harusnya orang orang seperti mereka yang kita expose, bukan ognum ognum labil yang sering bikin ulah itu.

 tapi bagaimanapun juga orang berjilbab itu juga manusia, bukan malaikat yang semua kelakuanya suci, bukan orang yang paling dekat dengan surga, 
jilbab itu hanya atribut.
si jilbab akan mendatangkan kebaikan atau sebaliknya, tergantung siapa yang memakai




Monday, November 22, 2010

From the before sunrise and sunset

You can never replace anyone because everyone is made up of such beautiful specific details

Di tolak dan Menolak

sampe sekarang masih belum bisa memilih mana yang lebih baik, 
di tolak atau menolak.
kata kerja itu cenderung terlihat seram karena mungkin sudah banyak
kasus menolak dan ditolak yang berujung manyakitkan
apalagi kalau masalah cinta cintaan, mungkin buat yang hobby nembak atau yang 
lagi ngejar target kata di tolak sangat menakutkan.
tapi kalo disini sebenernya bukan masalah cinta cintaan saja,
tapi agak merembet ke masalah masalah di sekitarnya

Agak narasi sedikit ya, kemaren baru aja ngajak temen ngumpul.
beberapa ada yang bisa dan beberapa ada yang ga bisa, 
yaa emang wajarnya gitu kan. 
tapi mendadak ada salah satu orang yang udah fix dari awal (menurut saya), 
tiba tiba ngebatalin, karena suatu urusan
mendadak kecewa.. yang tadinya lagi semangat makan bubur
tiba tiba jadi nggak nafsu. 
terlalu seneng kali yaa mau ketemu sama temen-temen lama saya
dan imajinasi saya udah terlanjur ngebayangin yang indah indah buat hari itu
tapi belum bisa terlaksana ternyata, yaa akhirnya kecewa.
dan rasa itu bener bener nggak enak emang, sampe kakak saya bingung 
ada keajaiban  apa yang bisa bikin saya ngak nafsu makan.
saya sama sekali nggak menyalahkan dia dan maksa maksa untuk dateng
saya ngerti mungkin dia masih punya urusan yang harus dia selesain
atau ada faktor faktor lain yang bikin dia nggak bisa datang
tapi saya cuma mau deskripsiin perasaan yang saya rasain ketika penolakan itu datang aja


beberapa menit kemudian ada dua orang anak kecil yang ternyata tetangga saya
berkunjung manggil manggil nama saya.
maksud mereka manggil manggil saya sebenernya mau ngajak main
tapi timingnya lagi nggak pas banget, saya harus bersiap siap untuk pergi.

tidak ada pilihan lain mau nggak mau saya harus menolak
kalo saya nemenin mereka main-main dulu bisa-bisa saya telat, 
kasian teman saya jauh jauh datang dari solo
akhirnya karna saya nggak tega untuk melakukan perbuatan yang menurut saya keji, 
kakak saya pun menjadi korbannya
"mas, tolong bilangin dong, bilangin aku mau pergi, aku ga tega ngeliat reaksi mereka"kataku
dengan langkah berat akhirnya kakak saya menyambangi kedua anak kecil itu
"mba shintanya mau pergi, besok aja yaa mainya.."
kakaku masuk, aku bertanya
"gimana mas reaksinya?"
"abis mas ngomong, langsung pada diem, tadinya pada senyum mimiknya langsung berubah, abis itu mereka jadi murung de, mungkin abis ini mereka ga mau makan dan ngurung diri di kamar"
huh..! kakak saya berlebihan

akhirnya setalah di tolak saya melakukan penolakan. 
saya nggak tega ngebayangin expresi anak-anak kecil itu
saya sering nggak ada di rumah
giliran saya di rumah, saya juga punya urusan
kayaknya harapan mereka cukup besar buat main bareng saya
bukanya gede rasa, tapi saya sering ngalamin anak anak itu 
ngumpet di belakang saya kalo ibunya jemput, seolah olah ngasih isyarat kalo mereka belum mau pergi..  
semoga mereka masih mau kerumah saya dan manggil manggil saya lagi.


"tapi sekejam apapun penolakan kita nggak bisa menghindar
karena kata kerja tersebut adalah salah satu dari mekanisme kehidupan
dan emang saya aja yang agak berlebihan hahaha
menolak itu bisa menjadi kejam atau tidak, tergantung caranya
di tolak juga bisa menyenangkan bila kita bisa mensikapinya"



Tuesday, November 16, 2010

Grow old with you

I wanna make you smile whenever you're sad
Carry you around when your arthritis is bad
Oh all I wanna do is grow old with you

I'll get your medicine when your tummy aches

Build you a fire if the furnace breaks
Oh it could be so nice, growing old with you

I'll miss you

Kiss you
Give you my coat when you are cold

Need you

Feed you
Even let ya hold the remote control

So let me do the dishes in our kitchen sink

Put you to bed when you've had too much to drink
I could be the man who grows old with you
I wanna grow old with you

Hope someone intonate this song for me :p
maybe someday


I love that words






"Sometimes, even if you have the keys those doors still can't be opened. Can they?
Even if the door is open, the person you're looking for may not be there"

“it tooks me nearly a year to get here, it wasn't so hard to cross that street after all. it depends on whose waiting for you on the other side”

Saturday, November 13, 2010

Terlalu Perfectionist

judul diatas adalah sebuah kritik untuk diri saya haha!
sebenernya banyak data data di otak saya yang ingin saya dokumentasikan di blog ini
tapi saya sering menunda. selain menunda sudah jadi hobi saya
saya sering beralasan menunggu "mood" agar tulisan yang saya hasilkan maksimal.
memang saya pengenut sistem santai tapi hasil memuaskan, dan sangat rela berlama lama untuk mengerjakan sesuatu untuk mendapatkan hasil terbaik (versi saya).
tapi kalo di kroscek lagi.. keinginan sempurna saya itu kadang membiasakan diri saya untuk mengulur waktu dan lama lama menjadi malas! huh!
niat awal ingin berkompromi sama mood jadi bergeser.
sekarang saya mau mulai mengurangi kadarnya.. tidak terlalu sempurna tidak apa apa
toh masi ada hari esok. masih ada banyak waktu banyak kesempatan.
semoga kadarnya berkurang dan saya jadi terbiasa melahirkan mood dalam waktu waktu yang saya butuhkan. dan semoga saya bisa lebih cepat dalam bekerja
salam.

Friday, November 12, 2010

Falling Slowly

I don't know you
But I want you
All the more for that
Words fall through me
And always fool me
And I can't react
And games that never amount
To more than they're meant
Will play themselves out

Take this sinking boat and point it home
We've still got time
Raise your hopeful voice you have a choice
You'll made it now

Falling slowly, eyes that know me
And I can't go back
Moods that take me and erase me
And I'm painted black
You have suffered enough
And warred with yourself
It's time that you won

Take this sinking boat and point it home
We've still got time
Raise your hopeful voice you had a choice
You've made it now
Falling slowly sing your melody
I'll sing it loud


Glen Hansard falling slowly

Thursday, August 5, 2010

Bentar lagi Pindahan ke jogja

Waktu liburan udah mau abis, mau nggak mau gw harus beralih dari rutinitas nyaman yang udah berhasil gw ciptakan selama enam tahun ke rutinitas baru yang kadang bikin gw serem, kadang juga bikin senyum karena itu gerbang awal dari mimpi mimpi gw.
jujur gw nggak ngerti jogja sama sekali, agak takut memang. tapi justru itu tantanganya.
semoga gw bisa bertahan disana, dan semakin banyak pelajaran yang bisa gw ambil.

Sebenernya ini penyakit wajar, takut untuk memulai, beralih ke sesuatu yang baru.
dan kalo udah berhasil ngelewatin fase fase ini, gw akan membangun rutinitas- rutinitas baru yang pasti lebih menyenangkan.

yaa mungkin ini waktunya untuk gw, untuk bener-bener menata kehidupan
semoga gw bisa lebih memperbarui kulitas, supaya karakter gw makin mateng.
di tata lagi hidupnya, supaya tambah rapi tambah enak dilihat.

PRnya banyak, temen baru, lingkungan baru, kamar baru, guru guru baru
dan semunya yang baru baru.. oh iya diri gw yang baru juga (yang lebih baik).

Sunday, August 1, 2010

Quotes of The Day



" Ini gw kasih Kumbang, Biar hidup lo tambah Tenang"




Ini Quote bikinan gw sendiri, gw sering ngasih ke orang-orang yang gw kenal, iseng aja sih sebenenya, tapi tanggapanya lucu-lucu lho..
ada yang ngasih tanda tanya mau tau arti sebenernya di balik kata-kata itu..
ada yang rada gimana gimana.. alias gede rasa
ada yang gantian ngasih gw gambar kebo dengan kata-kata yang terlalu maksa..
banyak lahh..

Friday, July 16, 2010

Niatnya Becanda

Ini adalah sebuah percakapan saya dan teman saya, awalnya saya cuman niat ingin bercengkrama ringan bersamanya, ternyata tanpa sadar ada sebuah pelajaran bagus yang lahir dari percakapan ini:

T: Terlalu pagi tuk temukan arti..
S: coba cari di kamus, sp tau ada ..( saya asal ngomong aja yg penting nyambung)
T: Emangnya ada kamus kehidupan???
S: Ada tau.. (sejenak mikir)
    Pengalaman.. (spontan menjawab, tanpa menelaah lebih dalam)
T: Setuju gw

sama sekali belum pernah kepikiran sebelumnya.. spontanitas yang cukup bagus menurut saya..

Positive is Fun

Baru aja gw ketemu sama guru gw yang udah keluar, seneng sih tapi agak kecewa juga, knp kecewa? karena tiba-tiba beliau ngomongin aib orang yang menurut gw bukan konsumsi untuk publik. Menurut gw itu sesuatu yang sama sekali nggak layak  keluar dari mulut seorang guru, apalagi beliau sudah keluar, yaa kalo tau mbok di simpen aja sendiri, nggak usah di umbar umbar. 

Sumpah gw sedih banget, semoga gw nggak pernah bosen untuk mengingat sesuatu yang baik. kalo perlu gw nggak usah tau aja tentang apapun yang berbau negative, mau itu ada di sekitar gw, ama org terdekat gw yang penting gw nggak tau jeleknya mereka (walau sebenernya ada).
kenapa harus berkutat sama hal-hal yang negative? 
kadang orang sekedar waspada, tanpa sadar ternyata mereka udah satu langkah lebih jauh yaitu negative thinking, lama kelamaan fokus mereka jadi bergeser yang tadinya cuman sekedar waspada eh malah jadi terpusat ama  yang jelek-jeleknya.. dan selalu takut, dan takut dan akhirnya kejadian.


guru gw tadi ngasih wejangan buat gw dan temen-temen tentang ganasnya kehidupan, katanya beliau, gw dan temen-temen itu masih lugu. yaa bener si apa yang beliau bilang, dan gw sangat berterima kasih atas nasehatnya. 
sebenernya gw takut juga  tapi lebih baik gw ambil sikap positivenya aja
pasti ada orang jahat, orang iseng dan segala sesuatu yang jelek
tapi kita bisa milih kok, mau ikut berpartisipasi?, menghabiskan energi untuk menghawatirkan hal tersebut?
atau mengalihkan fokus ke hal-hal yang lebih bermanfaat?

dari pada ngomongin orang di belakang, narkoba, atau hal- hal jelek lainya
mending gw terpusat sama mimpi gw dan tuhan gw terutama.

Thursday, May 28, 2009

besok hari terakhir di kelas dua

kayaknya bener kalo banyak orang ngomong kalo masa2 sma itu
masa2 paling indah, bisa nyobain hal baru, rasain ini itu,
banyaklahhh pokok'e
dan gw setuju bgt ama pendapat itu
dan nggak sadar ternyata besok hari terakhir gw di kelas 2 SMA.......
hiks..... sedih bener gw dengernya......

pertama gw sedih karena , gw merasa akan kehilangan temen2 yg gw cin tai
kedua gw sedih karena, masa2 kelas 2 sma gw begitu menyenangkan......
ketiga gw sedih karena, teralalu banyak kenangan yg gw tinggalkan
keempat gw sedih karena, harus ninggalin rutinitas yg uda terlanjur kebentuk
sekaligus nyusun ulang dr awal
kelima gw sedih karena, di kls tiga banyak bgd kwajiban yg harus gw lakuin
keenam gw sedih karena, umur gw semakin tua........


hah...... gw terlalu mendramasitir!!!
nggak segitunya kaleee shin....

tapi gw percaya kok, ada masa2 yang lebih indah
yang bakal ngampirin gw,
kalo gw sedih cuman gara2 kek gini dowang
nanti gw jadi konservatif lagi, takut perubahan
jangan sampe lahhhh

tapi bener kok, spanjang pengalaman gw idup
kayaknya setiap tahun yang gw lewati, asik2 aja....
walo setiap mau knaikan kelas gw slalu ngeluh krn sedih mo ninggalin masa itu,
tapi ujung2 nya gw bersyukur2 aja......
seneng2 ajaa.....

moga2 masa2 esok akan lebih baik dr yg sekarang
aminnnnn..............

perjalanan

Monday, June 13th, 2005

Salah satu pertanyaan yang paling sulit untuk dijawab adalah
apa yang akan terjadi setelah hari ini
Banyak orang melupakan
dan
sedikit yang mau mengingat
bahwa
tidak ada masa depan tanpa masa lalu

Apapun langkah kecil yang kita lakukan akan selalu memiliki arti
dan
Itulah awal dari perjalanan panjang

Jangan pernah berhenti melangkah
Jangan pernah mengeluhkan sesuatu
Kita sebaiknya berhenti karena memang ada yang mesti dihentikan
atau
karena kita merasa perjalanan itu tidak ada manfaatnnya

Goha,13 Juli 2005


tulisan ini nyunting dari salah satu blog orang,
gara2 tulisan ini gw jadi punya semangat untuk ngelakuin sesuatu yang bermanfaat. semoga kalian juga.

stelah bertemu org yang berbeda2

setiap orang punya kepribadian masing-masing....
semua kepribadian itu unik
nggak bisa di patokin yg ini lebih bagus
yang ini lebih seru
semuanya
semuanya nggak ada yg jelek
kita nggak tau gmn kualitas setiap individunya

disini cuman bisa berdoa...
semoga request yang di kirim dijawab sesuai permintaan

dan apapun yang kita dapat, itu lah punya kita

gw takjub ngeliat berbagi sifat orang yang banyak banget ragamnya
semuanya punya sisi yang lebih masing-masing

itulah kita manusia

Monday, May 18, 2009

Shinhu.!

nama gw Shinta indri, lebih tepatnya Shinta indri pratiwi.
dari gw lahir ampe gw SD, nama itu dengan setia mlekat dlm diri gw.
tapi nama itu seketika luntur waktu jaman2nya gw SMP, nama gw berubah jadi shinhu,
nama itu dikasih sama temen gw yang sangat amat kreatif, inovatif sekaligus produktif, sanking kreatipnya jadi suka ngerjain sesuatu yang aneh cenderung nggak jelas, dan ngasih nama yg cukup bagus...
namanya adisty wulanjari (lucu ya namanya).

Shinhu itu singkatan dari shinta tahu.
katanya tangan gw mirip tahu, empuklah....gembul lah...besarlah.....
pokonya buaaaanyak.
mreka pada ngefans sama tangan gw yang antik ini, jadilah nama gw Shinhu, shinta tahu.

waktu nama ini lagi populer-populernya (jahhhh....populerrr)banyak temen2 gw yang msh blom tau, manggil nama gw pake kepleset, dari shinhu jadi shinhui(merek sabun...)
kadang gw cuman cengar cengir kuda aja ngeliat tingkah mreka, dikira gw sabun mandi kaleee shinzui.

seiring bjalannya waktu, nama shinhu dirasa kurang pleksibel, dan akhirnya ....
anak2 menghemat nama gw jadi HUHU'.
selain lebih hemat, nama huhu' juga lebih gampang di sebut.

selain lebih pleksibel, gampang di sebut, nama huhu' juga bisa jadi prahara lantaran
kalo pada manggilnya pagi2, br bagun tidur, blom gosok gigi
di tambah lagi pas bulan puasa, waduwwwwwww..................
asma gw bisa kambuh lagi gara2 di kasih abab segar setiap harinya.

blom cukup ampe di situ, kadang gw suka balapan nengok sama ibu2
gara2 salah denger
mangil huhu', eh.... malah si ibu yang nengok...
giliran ada yang manggil ibu
eh...malah gw yang kege'eran nengok
maklum.....antara huhu' dan ibu
sama2 berakiran u jadinya deket

walau nama itu mengandung unsur ngece yang lumayan kental,
gw tetep enjoy2 aja di panggil shinhu ato huhu'
kerasa lebih muda 12 taun....gitu.
slain itu nama huhu' juga termasuk unik
malah banyak orang yang nggak rela sekaligus sirik kalo gw dipanggil shinhu
katanya itu keimutan buat seorang gw ( dikira itu keren, ad unsur jepang2mya gt), padahalmreka nggak tau apa makna yang tersirat dibalik nama itu ....huh......menyakitkan......pedih......

tapi bener lho
nama itu uda familiar banget di kuping gw, maklum uda 4 taon nempel.
orang2 juga lbh banyk tw kalo gw shinhu ato huhu' bukan shinta
justru gw sering ngrasa aneh dan risih kalo ada yang manggil gw shinta
"shinta.....!!!!!!"
" hah??? siapa tuh? kek prnh denger!!!!
" uh iy ding... itu nama gw!!!!"

aneh ya....
lupa kok ama nama sendiri.....





Saturday, March 21, 2009

Hobi aneh.....

kayaknya setiap orang punya cara sendiri2 untuk ngatasin waktu2 sepi mereka,
gue juga punya rutinitas tersendiri buat ngisi waktu senggang gue...
kayak barusan, buka2 profile orang nggak kenal di fs, fb, atau apalah ....sejenis itu!
nggak jelas sih sebenarnya........
tapi gue suka!! enak aja... ngeliat2 foto, selera musik, film,
sekalian bisa tau sedikit teentang si orang itu,
malahan gue sering nemu foto2 ajaib
hahaha, seru boss!
tambah wawasan juga kadang

dari dulu gue emang punya hobi yang sedikit aneh
yaitu, gue seneng kalo bisa
bangun diantara org2 yang sedang bobo...
aneh ya?
hahaha
kayaknya kalo lagi waktu2 kayak gitu
inspirasi dateng buanyak banget
sekalian bisa cari ide2 baru
sekalian bisa mikir tentang suatu hal
yang blom pernah gue pikirin
dan nggak tau kenapa mood gue selalu bagus disaat seperti itu


kayak sekarang,, udah malem banget, ampir pagi malah
tapi gue masih betah duduk di depan kompie
padahal nggak ngapa-ngapain,
paling ngerjain hal yang sepele nan tidak berguna
mending kek ngerjain apa gitu, tugas, project penting...

tapi gue suka dengan kesendirian gue pas kayak gini
sendiri nggak ama siapa2 dan nggak untuk siapa2

kadang keluarga gue sendiri aja bingung
''kok ni anak hobi banget begadang, ngapain ya?''

rasanya serasa di dunia ini yang idup cuman gue seorang.....
rasanya tenang....
denger lagu2 retro...
browsing foto2 seru....
cozy abisss

Asal usul nama gue


awalnya gue mikir nama gue di ambil dari tokoh dewi sinta di cerita ramayana
kalo diliat arti dari nama sinta di cerita itu artinya bagus, bagus banget malah.
sarat akan makna hehe jadi bangga gue

tapi ternyata salah bung
nama gue diambil dari nama ''TETANGGA'' gw
(miris banget ya),
(atauran kalo ngopy cat jgn setengah2, sekalian aja yang bagus ^ o ^)
kata nyokap sih....
gue dulu kelaamaan nggak punya nama
dan pas tetangga gw besuk
dia kasian ngeliat bayi yang lucu ini nggak punya nama...
hoohohoho
ya uda deh bonyok gue emang lagi buntu kali ya
trus di ikutin deh saran si tante itu
jadilah nama gue shinta....

dan sekarang klo gue nanya ama bonyok gue
kenapa gue di kasih nama shinta'
''ngikutin tetangga'' itu jawaban dari bonyok gue
singkat padat dan jelas
sedih amat gue, biasanya nama anak
udah di siapin dari jauh-jauh hari sekalian ama artinya yang kadang udah kayak sajak
malah kadang banyak orang yang bingung
sangking kebanyakan nama
nggak jadi bangga deh

shinta namanya berasal dari tetangganya
sama-sama anak terakhir pula

????